Bagaimana Mengatasi Rasa Kecewa?

Rasa kecewa kadang hadir dalam kehidupan kita. Saat kita menjumpai kegagalan, saat apa yang telah terjadi tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Semuanya ini bagian dari kekecewaan yang pernah ada pada diri anak manusia. Dan kita tidak bisa memaksakan kehendak kita terhadap sesuatu itu.
Nah, pasti banyak sekali teman-teman yang sering merasa kecewa? Sebenarnya yang bikin kecewa itu diri kita sendiri atau orang lain sih? Gini, kecewa itu sebenarnya lebih banyak terpengaruh dari diri kita sendirinya, tapi terkadang ada kecewa yang dari orang lain juga, gimana ngatasinnya ya? Banyak hal yang bisa dilakukan dalam mengatasi rasa kecewa. Ini hanya sebagian yang bisa dilakukan dan saya suka mencobanya ketika merasakan hal ini, yang penting percaya bahwa ini bisa membantu untuk mengatasi rasa kecewa. Ada beberapa tips dari saya dan beberapa sumber nih hhe semoga bermanfaat🙂

Cerita (Curhat)

Meluapkan perasaan kita kepada teman atau orang yang kita percayai. Minta nasehat atau saran dari orang lain yang kita hormati dan sebaliknya jangan meminta nasehat dari orang yang kita benci atau yang sakitkan hati kita. Intinya adalah jangan menambah perasaan kecewa tetapi mengurangi rasa kecewa tersebut. Setidaknya ada yang bisa menghibur, kasih pendapat dan masukkan buat kalian. Mendapat teman yang bisa dipercaya itu emang ga gampang, tapi inget inget, kita bisa selalu curhat sama Tuhan. Bicaralah, katakanlah, percayalah, tidak lupa lantunkan Asmaul Husna-Nya, Dia
pasti mendengar😀

Positive Thinking (Berpikir positif)

Ini nih, biasanya orang-orang mudah tepengaruh dengan pikirannya sendiri. Seakan kita ini dipermainkan sama pikiran kita sendiri, padahal pikiran kita itu punya siapa coba? Jangan mudah terpengaruh oleh bisikan-bisikan syetan ya teman-teman. Bisikan yang ga baik itu sangat mudah masuk ke pikiran kita. Makannya biasakan tenang dan berpikir positif. Biarkan otak mengatasi hati kita, tapi ingat otak harus berisi pikiran yang positif yaa. Cobalah untuk menenangkan perasaan dengan pemikiran, jika kita menggunakan otak untuk mengatasi perasaan (hati) akan lebih mudah kita melihat jalan yang lebih lurus dan rasional.  Berpikirlah, mungkin mereka yang buat kita kecewa gak bermaksud buat ngelakuin itu. Mungkin Tuhan sedang menguji iman kita untuk lebih baik lagi🙂 Oh iya, menurut saya otak dan hati itu harus seimbang dan saling mengisi yaa hhe selain itu jangan terus-terusan berpikir kita gagal karena keinginan kita tidak tercapai, tapi mungkin saja itu jalan terbaik yang deiberikan-Nya.

Memaafkan

Memaafkan itu obat paling ampuh untuk mengatasi semua hal. Lupakan apa yg telah terjadi, biarkan itu jadi masa lalu., ambil hikmahnya, ambil positifnya, biar jadi evaluasi buat kita di hari yang akan datang. Masa lalu tidak bisa diubah teman, waktu terus berjalan maju, yang harus kita perbuat yaitu memperbaiki untuk masa yang akan datang. Lebih baiknya bila kita memaafkan, mengasihi, dan mendoakan yang terbaik untuk orang tersebut. Berdoalah yang baik ya teman, ingat, Malaikat akan meng-aamiin-i doa orang yang mendoakan kebaikan, bahkan Malaikat akan mendoakan kebaikan yang lebih dari apa yang kita doakan, sebaliknya, bila kita mendoakan keburukan untuk orang lain, Malaikat akan mendoakan yang lebih untuk orang yang berdoa seperti itu. Bila kita bisa seperti ini,berarti hati kita udah
bersih, tidak menyimpan rasa kecewa, apalagi dendam.

Sadari Manusia Tempat Berbuat Salah
Manusia merupakan makhluk sempurna dibandingkan makhluk-makhluk lain yang diciptakan oleh-Nya. amun kita tidak bisa dilihat sempurna dihadapan-Nya karena kita banyak berbuat kesalahan. Kita sebagai manusia hidup di dunia ini adalah untuk belajar menjadi lebih baik lagi, menuju kesempurnaan itu. Tidak hanya kita yang dikecewakan, banyak kemungkinan kita juga mengecewakan orang lain. Kita sebagai manusia bisa berbuat khilaf, salah, nah, asalkan kita harus sadar bahwa kita membuat kesalahan dan harus memperbaikinya yaa. Siapapun bisa berbuat salah.

Fokus perhatian kepada aktivitas lain yang bermanfaat

Salah satu obat mengatasi rasa kecewa adalah jangan memanjakan perasaan kita, hindari untuk terlalu membawa perasaan. Coba lakukan aktivitas lainnya yang dapat mengalihkan pikiran dari hal yang menyebabkan rasa kecewa. Lupakan masa-masa yang tidak menyenangkan. Lakukan hal-hal yang positif dan bermanfaat, seperti berolahraga, membantu orang lain khususnya keluarga dan kerabat kita yang paling dekat dulu, belajar, membaca, beribadah, dan masih banyak lagi, yang pasti tidak menyinggung perasaan kita dan orang lain.

Fokus Pada Orang Lain
Fokus pada diri kita sendiri membuat kita mudah kecewa, karena kita akan selau merasa diperlakukan tidak adil. Coba alihkan pikiran kita pada orang lain dengan cara baaimana membahagiakan orang lain walaupun kita tidak mendapat balesan dari orang tersebut.  Misalnya seperti kepada ibu kita, walaupun itu hal kecil dan tidak bisa dibandingkan dengan pengorbanannya selama ini kepada kita, setidaknya itu membuat dia bahagia dan kita juga mendapat pahala kan (insyaAllah). Yang penting berbuatlah ikhlas, segala hal yang dilakukan ikhlas, walaupun tidak mendapat balasan akan terasa menyenangkan.

Percaya

Percaya kepada diri sendiri, orang lain, bahkan Tuhan kita merupakan keharusan. Tingkatkan keyakinan diri. Rasa kecewa biasanya muncul ketika kita kurang percaya diri. Hal ini sangat berperan dalam munculnya rasa kecewa pada diri kita. Nah selain percaya pada diri sendiri, kita harus belajar percaya kepada orang lain. Kepercayaan merupakan sesuatu yang mahal untuk didapatkan. Kita pasti merasa kecewa dan sakit, ketika kita percaya pada seseorang, namun orang tersebut tidak percaya kepada kita. Nah, jangan sedih, yang penting kita sudah percaya kepadanya, kita sesudah berbuat baik kepadanya. Mungkin hal yang kita perbuat masih belum bisa membuat dia percaya, tak apalah yang penting kita sudah berusaha. Ingat tips di atas, positive thinking😉 Yang terpenting percaya kepada Tuhan kita, percaya apa yang terjadi merupakan ujian darinya, kita tidak bisa memaksakan diri kita kepada-Nya dan orang lain. Dengan berusaha,beroda, dan bertawakal, insyaAllah semua ada jalan. Kekecewaan dalam diri kita juga akan hilang dengan sendirinya.

Semoga bermanfaat yaaa🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s